UNGKAP KASUS KORUPSI PERANGKAT DESA DI KAB. SRAGEN 2018

Munculnya program baru dari pemerintah khususnya Kabupaten Sragen untuk menambah jumlah Pegawai / Perangkat Desa, banyak masyarakat yang bersemangat untuk mendaftakan program tersebut. Setelah tes seleksi pendafataran calon perangkat desa selesai, mulai muncul informasi dan kejanggalan dalam penyeleksian atau tes tersebut. Kemudian beberapa hari setelah tes berlangsung beberapa masyarakat khusunya dari Desa Saradan Kec. Karangmalang, Kab. Sragen melaporkan kejadian atau kejanggalan tersebut ke Polres Sragen. Tim dari Polres Sragen menerima dan menindak lanjuti untuk mencari kebenaran laporan pengaduan tersebut.

Pada bulan Januari 2019 Tim Polres Sragen berhasil mengungkap Tindak Pidana Korupsi Seleksi Perangkat Desa di Desa Saradan Kec. Karangmalang Kab. Sragen seorang yang menjabat sebagai Kepala Desa tersebut berinisial ATW , 42Th, Lk, Islam dengan ini Kades tersebut dinaikan statusnya menjadi Terlapor. Kronologis kejadian tersebut pada hari Selasa tanggal 12 Juni 2018 pukul 12.00 Wib di Kantor Balai Desa Saradan Kec. Karangmalang kab. Sragen. Terlapor meminta uang sejumlah Rp. 80.000.000,- kepada korban/pengadu selaku calon perangkat desa dan Terlapor memerintahkan salah satu Tim untuk mengubah nilai uji kompetisi dari dari Tim UGM. Karena itu hasil tes dari calon perangkat desa sangat janggal dengan hasil Uji dengan tidak ada Cap dan Parafnya yang resmi.

Tim Polres Sragen juga berhasil menyita beberapa barang bukti sebagai berikut :

Dokumen berkas penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa Saradan Kec. karangmalang Kab. Sragen,

Dokumen berkas Lamaran Penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa Saradan Kec. karangmalang Kab. Sragen,

1 Unit Laptop merk Thosiba warna Hitam Satelite C600 Serial No. 7B279754Q,

1 Buah Flasdisk warna kuning silver,

1 lembar surat keputusan hasil pelaksanaan uji kompetisi Nomor : 2274/DIT.PM/2018 Tanggal 7 Agustus 2018 dari UGM,

1 Lembar Kwitansi penyerahan Uang sebesar Rp. 80.000.000,-

 

Tinggalkan komentar